Langkah Dalam Memenuhi Asupan Kebutuhan ASI

Pemerhati : ASI Harus Diberikan Karena Hak Anak | metrobali.com

Mencukupi kebutuhan nutrisi bagi pertumbuhan bayi mereka merupakan hal yang menjadi focus utama seorang ibu. Pasti ibu akan memberikan dan memastikan nutrisi yang didapat oleh anaknya tercukupi da sempurna sehingga bayi mereka akan tumbuh menjadi sosok yang cerdas dan sehat. Beragam cara dapat dilakukan untuk menambah asupan nutrisi yang diperlukan oleh bayi. Pemberian vitamin, makanan bergizi dan pola hidup yang sehat akan membawa bayi menjadi sehat dan baik perkembangannya. Ketika bayi masih distase awal nutrisi yang baik untuk dikonsumsi oleh bayi adalah ASI. Kandungan nilai gizi dan nutrisi yang dimiliki oleh ASI lebih tinggi dan sesuai dengan kebutuhan harian bayi dibandingkan dengan susu formula. Dalam ASI sudah terkandung komponen nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air yang dibutuhkan oleh bayi. Selain itu, ASI memiliki kandungan karnitin yang baik dalam membantu menjaga kekebalan tubuh pada bayi sehingga bayi memiliki daya tahan tubuh yang baik. ASI juga memiliki kandungan kolostrum yang baik dalam menjaga imunitas bayi sehingga bayi tidak mudah sakit. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi makanan penambah ASI sebagai usaha untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh bayi. Makanan penambah ASI juga baik dalam menjaga kesehatan ibu sehingga disarankan ibu menyusui untuk menambahkan makanan penambah ASI kedalam menu harian.

Banyak cara dilakukan untuk meningkatkan dan menambah produksi ASI. Selain dianjurkan untuk makanan penambah ASI, pola hidup yang baik dan lingkungan yang baik juga mendukung ibu dalam memberikan ASI kepada anaknya. Nutrisi ibu juga perlu diperhatikan ketika melalui fase menyusui agar kesehatan ibu dan anak tetap terjaga. Adapun beberapa makanan penambah ASI yang dapat dikonsumsi ketika menyusui adalah daun katuk, biji – bijian, kacang almond, kale dan berbagai sayuran hijau. Selain makanan penambah ASI, ada beragam cara untuk meningkatkan produksi ASI yakni dengan mengurangi stress, melakukan pijatan kepada payudara, meningkatkan waktu pemberian ASI dan menyusui menggunakan kedua payudara. Kondisi psikis seorang ibu harus baik sehingga ASI yang dihasilkan lancar dan melimpah. Kondisi ibu yang tertekan dapat mengurangi ASI yang dikeluarkan dan membuat bayi tidak nyaman karena kurang mendapatkan nutrisi. Sehingga ibu disarankan untuk selalu dalam keadaan rileks. Ketika sang ibu menyusui, disarankan untuk menyusui secara bergantian menggunakan kedua payudara agar ASI yang dihasilkan oleh ibu menyusui lancar dan banyak. Setelah menyusui, dalam keadaan senggang ibu dapat melakukan pijatan pada payudara secara lembut untuk melancarkan produksi ASI dan menghindari adanya penyumbatan di area saluran susu. Pemberian ASI yang rutin yakni minimal 8 kali sehari mampu memperlancar produksi susu dan nutrisi yang masuk kedalam tubuh bayi. Sehingga dianjurkan bayi untuk sering menyusu. Hal – hal yang telah dijelaskan diatas dapat anda praktikkan dirumah sehingga fase menyusui anda akan terasa menyenangkan dan kebutuhan nutrisi bayi juga aman terpenuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *